Kamis, 13 April 2017

Pengantar Animasi & Design Grafis #

Tools untuk Membuat Animasi
Di zaman modern seperti saat ini, animasi tidak seperti zaman dahulu yang digambar di sebuah kertas. Animasi di era teknologi yang canggih dibuat menggunakan Laptop atau Personal Computer (PC) dengan menggunakan software-software yang sudah tersedia. Banyak aplikasi untuk membuat animasi 2D ataupun 3D. Oleh karena itu, saya melanjutkan tugas yang lalu mengenai teori Animasi dengan menambahkan software apa saja yang dapat digunakan untuk membuat animasi. Dimana tugas ini diberikan dosen saya, Ibu Nurul Adhayanti.
Software yang akan saya ulas hanya tiga saja. Sebenarnya masih banyak lagi software yang dapat diulas, akan tetapi disini saya hanya mengulas tiga software yang menurut saya menarik dan layak untuk dipelajari lebih dalam. Software-software tersebut adalah sebagai berikut :
1.        BLENDER
Hasil gambar untuk lambang blender 2.75

a.    Pengertian dan Sejarah Blender
Blender adalah perangkat lunak sumber terbuka grafika komputer 3D. Perangkat lunak ini digunakan untuk membuat film animasi, efek visual, model cetak 3D, aplikasi 3D interaktif dan permainan video. Blender memiliki beberapa fitur termasuk pemodelan 3D, penteksturan, penyunting gambar bitmap, penulangan, simulasi cairan dan asap, simulasi partikel, animasi, penyunting video, pemahat digital, dan rendering.
Bermula Pada tahun 1988-an Ton Roosendaal mendanai sebuah perusahaan yang bergerak dibidang animasi yang dinamakan NeoGeo. NeoGeo yang sangat berkembang pesat sehingga menjadi perusahaan animasi terbesar di Belanda dan salah satu perusahaan animasi terdepan di Eropa. Ton Roosendaal selain bertanggung jawab sebagai art director juga bertanggung jawab atas pengembangan perangkat lunak internal.
Pada tahun 1995 muncullah sebuah perangkat lunak yang pada akhirnya dinamakan Blender. Setelah diamati lebih dalam ternyata Blender ini memiliki potensi untuk digunakan oleh artis –artis di luar NeoGeo. Lalu pada tahun 1998 Ton mendirikan perusahaan yang bernama Not a Number (NaN) Untuk mengembangkan dan memasarkan Blender lebih jauh. Cita – cita NaN adalah untuk menciptakan sebuah perangkat lunak animasi 3D yang padat, lintas platform yang gratis dan dapat digunakan oleh masyarakat pengguna komputer yang umum.
Sayangnya cita-cita nya NaN tidak sesuai dengan kenyataan pasar saat itu. pada tahun 2001 NaN dibentuk ulang menjadi perusahaan yang lebih kecil NaN lalu meluncurkan perangkat lunak komersial pertamanya, Blender Publisher. Sasaran pasar perangkat lunak ini adalah untuk web 3D interaktif. Angka penjualan yang rendah dan iklim ekonomi yang tidak menguntungkan saat itu mengakibatkan NaN ditutup. Penutupan ini termasuk penghentian terhadap pengembangan Blender.
Karena tidak ingin Blender hilang ditelan waktu dan zaman begitu saja, Ton Roosendaal mendirikan organisasi non profit yang bernama Blender Foundation. Tujuan utama Blender Foundation adalah terus mempromosikan dan mengembangkan Blender sebagai proyek sumber terbuka. Pada tahun 2002 Blender dirilis ulang di bawah syarat–syarat GNU General Public License. Pengembangan Blender terus berlanjut hingga saat ini.

b.   Manfaat
Software Blender ini berguna untuk membuat film animasi, efek visual, model cetak 3D, aplikasi 3D interaktif dan permainan video. Aplikasi Blender ini memiliki beberapa fitur termasuk pemodelan 3D, penteksturan, penyunting gambar bitmap, penulangan, simulasi cairan dan asap, simulasi partikel, animasi, penyunting video, pemahat digital serta rendering.

c.    Spesifikasi yang Dibutuhkan
Spek yang dibutuhkan untuk proses instalasi software Blender ini sangat sederhana antara lain:
·    Processor Intel Pentium IV 2.5 Ghz/AMD Athlon atau lebih
·    Ram 512mb
·    VGA 4mb
·    Disk Space 35mb
·    Windows 2000 atau lebih dan Linux
·    24 bits 1280×768 display
·    Mouse or Trackpad
·    OpenGL-compatible graphics card with 256 MB RAM

d.   Kelebihan
Dari manfaat yang ada, berikut ini kelebihan dari Blender, yaitu :
·    Open Source Software
·    Interface yang user friendly
·    Tidak membutuhkan ruang kapasitas yang banyak
·    Dapat diinstall di os apa saja
·    Free (gratis)
·    Kualitas arsitektur 3D yang berkualitas tinggi serta bisa dikerjakan  dengan lebih cepat dan efisien
·    Dapat diinstall di semua operating system (OS)

e.    Kekurangan
Setiap software atau aplikasi pasti ada kelebihan dan juga kekurangan. Ada beberapa kekurangan yang dimiliki oleh Blender, yaitu :
·    Tool yang dimiliki Blender tidak selengkap dan semendetail software 3D Studio Max
·    Semua proses dilakukan dengan manual tidak seperti 3D Studio Max yang dapat diakses dengan shortcut key
·    Tampilan Blender agak berantakan tidak seperti 3D Studio Max yang terkesan rapi dan modern

2.        3D STUDIO MAX
Hasil gambar untuk lambang 3d studio max

a.    Pengertian dan Sejarah 3D Studio Max
Produk asli 3D Studio diciptakan untuk platform DOS oleh Grup Yost dan diterbitkan oleh Autodesk. Setelah 3D Studio DOS Release 4, produk tersebut ditulis ulang untuk platform Windows NT, dan berganti nama menjadi “3D Studio MAX.” Versi ini juga awalnya diciptakan oleh Grup Yost. Album ini dirilis oleh Kinetix, yang pada saat itu divisi Autodesk media dan hiburan. Autodesk membeli produk ini di tanda rilis kedua versi 3D Studio MAX dan pengembangan diinternalisasi seluruhnya selama dua rilis berikutnya. Kemudian, nama produk diubah menjadi “3ds max” (semua huruf kecil) untuk lebih sesuai dengan konvensi penamaan Discreet perusahaan, sebuah perangkat lunak berbasis di Montreal yang telah dibeli Autodesk. Pada rilis 8, produk tersebut lagi dicap dengan logo Autodesk, dan namanya kembali diubah menjadi “3ds Max” (atas dan huruf kecil). Pada rilis 2009, nama produk diubah menjadi “Autodesk 3ds Max”.
3D Studio Max (kadangkala disebut 3ds Max atau hanya MAX) adalah sebuah perangkat lunak grafik vektor 3 dimensi dan animasi, ditulis oleh Autodesk Media & Entertainment (dulunya dikenal sebagai Discreet and Kinetix. Perangkat lunak ini dikembangkan dari pendahulunya 3D Studio fo DOS, tetapi untuk platform Win32. Kinetix kemudian bergabung dengan akuisisi terakhir Autodesk, Discreet Logic. Versi terbaru 3Ds Max pada Juli 2005 adalah 7. 3Ds Max Autodesk 8 diperkirakan akan tersedia pada akhir tahun. Hal ini telah diumumkan oleh Discreet di Siggraph 2005. 3Ds Max adalah salah satu paket perangkat lunak yang paling luas digunakan sekarang ini, karena beberapa alasan seperti penggunaan platform Microsoft Windows, kemampuan mengedit yang serba bisa, dan arsitektur plugin yang banyak.


b.   Manfaat
Software ini digunakan dalam pembuatan film animasi 3 dimensi maupun finishing object, baik untuk keperluan film, iklan, arsitektural (interior dan exterior, 3D building design), dan kegunaan lainnya yang berhubungan dengan pembuatan obyek tiga dimensi. Beberapa fungsi serta  kegunaan  lainnya yaitu diantaranya :
·   Architecture Design
·   Interior Design
·   Landscape Design
·   Cartoon Design
·   Logo Design
·   Stage Design
·   Stand Design
·   Game Design
·   Furniture Design

c.    Spesifikasi yang Dibutuhkan
Untuk 3Ds Max 2013 dengan versi processor  32 bit:
·    Microsoft Windows 7, Windows Professional atau Microsoft XP Professional (Service Pack 3 atau lebih tinggi)
·    Intel Pentium 4 1.4 GHz atau setara AMD Kompatibel dengan SSE2 *
·    2 GB RAM (4 GB direkomendasikan)
·    2 GB ruang swap (4 GB direkomendasikan)
·    3 GB ruang hard disk bebas
·    Kartu grafis Kompatibel dengan Direct3D 10, Direct3D 9 atau OpenGL
·    Sedikitnya 512 MB memori grafis (1 GB atau lebih tinggi direkomendasikan)

Untuk 3Ds Max 2013 dengan versi processor 64 bit:
·    Windows 7 Professional atau Windows XP Professional x64 x64 (SP3 atau lebih tinggi)
·    Intel Pentium 4 1.4 GHz atau setara AMD prosesor yang mendukung SSE23
·    RAM 4 GB (8 GB)
·    5 GB ruang swap (8 GB direkomendasikan)
·    3 GB ruang hard disk bebas
·    Kartu grafis Kompatibel dengan Teknologi Direct3D 10, Direct3D 9 atau OpenGL
·    Sedikitnya 512 MB memori grafis (1 GB atau lebih tinggi direkomendasikan)
Untuk 3Ds Max 2016 dengan versi processor 64 bit :
·     Microsoft Windows 7 (SP1), Windows 8 and Windows 8.1 Professional operating system
·  Autodesk merekomendasikan versi terbaru dari browser web berikut untuk akses ke konten tambahan secara online:
1.      Apple Safari
2.      Google Chrome
3.      Microsoft Internet Explorer
4.      Mozilla Firefox
·     64-bit Intel atau AMD multi-core processor
· Graphics Hardware lihat rekomendasikan Hardware wizard untuk daftar detail rekomendasi sistem dan  graphics card
·     RAM 4 GB  (8 GB Direkomendasikan)
·     Disk Space 6 GB bebas untuk install
·     Pointing Device Tiga-tombol mouse

d.   Kelebihan
Dari penjabaran diatas mengenai 3D Studio Max, maka kelebihan dari software tersebut adalah :
· Mampu membuat objek Virtual secara 3 dimensi. dan bentuk dapat diubah sesuai keinginan.
·   Mampu memberikan kesan material mendekati aslinya seperti material kayu, batuan, dan tanah
·  Mampu memberikan efek-efek khusus pada hasil akhir produk seperti efek cahaya dan bayangan, efek atmosfir seperti api, kabut dan lighting
·   Dapat menjalankan proses animasi, gambar dapat digerakan dan dirubah bentuknya serta diatur proses animasinya

e.    Kekurangan
Berikut ini kekurangan dari 3D Studio Max :
·    Kemampuan untuk membuat karya visual dengan pencahayaan kompleks adalah proses yang lebih lama dan lebih membosankan.
·    Membuat lanskap juga dapat sedikit karena sulit untuk kamera karena kamera memiliki kecenderungan untuk memperbesar dan keluar dengan cara kereta jika benda-benda besar diimpor atas benda kecil dalam program ini

3.        ADOBE FLASH PROFESSIONAL CS6
 Gambar terkait

a.    Pengertian dan Sejarah Adobe Flash
Adobe Flash (dahulu bernama Macromedia Flash) adalah salah satu perangkat lunak komputer yang merupakan produk unggulan Adobe Systems. Adobe Flash digunakan untuk membuat gambar vektor maupun animasi gambar tersebut. Berkas yang dihasilkan dari perangkat lunak ini mempunyai file extension .swf dan dapat diputar di penjelajah web yang telah dipasangi Adobe Flash Player. Flash menggunakan bahasa pemrograman bernama ActionScript yang muncul pertama kalinya pada Flash 5.
Sebelum tahun 2005, Flash dirilis oleh Macromedia. Flash 1.0 diluncurkan pada tahun 1996 setelah Macromedia membeli program animasi vektor bernama FutureSplash. Versi terakhir yang diluncurkan di pasaran dengan menggunakan nama 'Macromedia' adalah Macromedia Flash 8. Pada tanggal 3 Desember 2005 Adobe Systems mengakuisisi Macromedia dan seluruh produknya, sehingga nama Macromedia Flash berubah menjadi Adobe Flash.
Adobe Flash merupakan sebuah program yang didesain khusus oleh Adobe dan program aplikasi standar authoring tool professional yang digunakan untuk membuat animasi dan bitmap yang sangat menarik untuk keperluan pembangunan situs web yang interaktif dan dinamis. Flash didesain dengan kemampuan untuk membuat animasi 2 dimensi yang handal dan ringan sehingga flash banyak digunakan untuk membangun dan memberikan efek animasi pada website, CD Interaktif dan yang lainnya. Selain itu aplikasi ini juga dapat digunakan untuk membuat animasi logo, movie, game, pembuatan navigasi pada situs web, tombol animasi, banner, menu interaktif, interaktif form isian, e-card, screen saver dan pembuatan aplikasi-aplikasi web lainnya. Dalam Flash, terdapat teknik-teknik membuat animasi, fasilitas action script, filter, custom easing dan dapat memasukkan video lengkap dengan fasilitas playback FLV. Keunggulan yang dimiliki oleh Flash ini adalah ia mampu diberikan sedikit code pemograman baik yang berjalan sendiri untuk mengatur animasi yang ada di dalamnya atau digunakan untuk berkomunikasi dengan program lain seperti HTML, PHP, dan Database dengan pendekatan XML, dapat dikolaborasikan dengan web, karena mempunyai keunggulan antara lain kecil dalam ukuran file outputnya.
Movie-movie Flash memiliki ukuran file yang kecil dan dapat ditampilkan dengan ukuran layar yang dapat disesuaikan dengan keingginan. Aplikasi Flash merupakan sebuah standar aplikasi industri perancangan animasi web dengan peningkatan pengaturan dan perluasan kemampuan integrasi yang lebih baik. Banyak fiture-fiture baru dalam Flash yang dapat meningkatkan kreativitas dalam pembuatan isi media yang kaya dengan memanfaatkan kemampuan aplikasi tersebut secara maksimal. Fiture-fiture baru ini membantu kita lebih memusatkan perhatian pada desain yang dibuat secara cepat, bukannya memusatkan pada cara kerja dan penggunaan aplikasi tersebut. Flash juga dapat digunakan untuk mengembangkan secara cepat aplikasi-aplikasi web yang kaya dengan pembuatan script tingkat lanjut. Di dalam aplikasinya juga tersedia sebuah alat untuk men-debug script. Dengan menggunakan Code hint untuk mempermudah dan mempercepat pembuatan dan pengembangan isi ActionScript secara otomatis. Untuk memahami keamanan Adobe Flash dapat dilihat dari beberapa sudut pandang, berdasarkan beberapa sumber referensi bahwa tidak ada perbedaan menyolok antara HTML dan JavaScript di mana di dalamnya terdapat banyak tools yang dapat diambil dari SWF termasuk ActionScript. Sehingga kode data dapat terjamin keamanannya. Oleh sebab itu, semua kebutuhan data yang terdapat dalam SWF dapat diambil kembali melalui server. Keuntungan menggunakan metode yang sama dengan menggunakan aplikasi web yang standar adalah akan menjamin dan mengamankanpenyimpanan dan perpindahan data.

b.   Manfaat
Beberapa manfaat dari Adobe Flash sebagai berikut :
·     Untuk membuat animasi dan bitmap yang sangat menarik untuk keperluan pembangunan situs web yang interaktif dan dinamis
·  Untuk membuat animasi 2 dimensi yang handal dan ringan sehingga flash banyak digunakan untuk membangun dan memberikan efek animasi pada website, CD Interaktif dan yang lainnya
·     Untuk membuat animasi logo, movie, game, pembuatan navigasi pada situs web, tombol animasi, banner, menu interaktif, interaktif form isian, e card, screen saver dan pembuatan aplikasi-aplikasi web lainnya

c.    Spesifikasi yang Dibutuhkan
Untuk menginstall software ini, ada beberapa spesifikasi laptop atau PC yang dibutuhkan, yaitu :
·    Processor Intel Pentium 4 atau AMD Athlon 64 processor
·    OS Microsoft Windows XP dengan Service Pack 3 atau Windows 7 dengan Service Pack 1. Adobe® Creative Suite ® 5.5 dan CS6 aplikasi juga mendukung Windows 8.
·    RAM 2GB (3GB direkomendasikan)
· Harddisk Space 3.5GB ruang hard-disk yang tersedia untuk instalasi; ruang kosong tambahan diperlukan selama instalasi (tidak dapat menginstal pada perangkat penyimpanan removable flash)
·    Resolusi 1024x768 display (1280x800 disarankan)

d.   Kelebihan
Kelebihan menggunakan Adobe Flash Professional CS 6 :
·  Kita dapat membuat object sesuai dengan keinginan kita, baik itu gambar, suara, atau animasi gerakan
·    Lebih interaktif dari pada aplikasi presentasi lainnya
·    Saat ini, hasil dari pembuatan flash dapat dijadikan program berbasis Android
·    Program yang dihasilkan dapat berjalan atau berdiri sendiri tanpa kita memiliki program Adobe Flash, berbeda jika kita menggunakan Microsoft Power Point yang mengharuskan kita menginstall program tersebut terlebih dahulu, hal ini memberikan kita solusi jikalau kita sedang install ulang komputer atau laptop kita dan kita diharuskan presentasi. karena hasil pembuatannya dapat kita jadikan file berkstensi .exe atau aplikasi yang dapat berjalan sendiri tanpa ada dukungan dari program lain
· Dalam versi CS dan  CC(CS3,CS4,CS5, CS6 dan CC) kita dimudahkan dengan tools tambahan untuk membuat animasi-animasi gerakan yang lebih halus

e.    Kekurangan
Kekurangan yang dimiliki oleh Adobe Flash Professional CS6 adalah :
· Pembuatan yang rumit, karena semua serba manual, mulai dari pembuatan gambar, gerakan, hingga pembuatan fungsi tombol seperti tombol next, prev, dan lain sebagainya
· Dibutuhkan waktu yang tidak cepat dalam pembuatannya, karena kita diwajibkan memahami bahasa pemrograman Java
· Perangkat yang akan kita gunakan harus mempunyai Adobe Flash Player, sehingga mungkin ada beberapa pengguna yang mengalami kesulitan jika komputer atau perangkat yang digunakan belum terinstall Adobe Flash Player, terlebih bagi mereka yang jarang update aplikasi komputernya
·    Dalam pembuatannya, kita membutuhkan banyak variabel untuk memberikan nama pada object yang akan kita mainkan, baik untuk nama gambar, suara, gambar bergerak dan perhitungan matematik

Kesimpulan : Dari ketiga aplikasi tersebut yang menurut saya baik untuk digunakan adalah Blender karena blender lebih mudah untuk dipelajari oleh pemula, serta pada saat ini animasi 3D lebih diminati diberbagai bidang salah satunya pendidikan untuk metode pembelajaran dengan membuat objek animasi 3D agar lebih terlihat bentuk atau objek yang dipelajari, selain itu untuk bidang bisnis perumahan (properties) brosur perumahan tersebut dapat dibuat 3D agar konsumen lebih tertarik membeli rumah tersebut. Sebenarnya software ini tergantung dengan kegunaan dan tujuannya, oleh karena itu agar lebih memahami silahkan dipelajari dan diperkirakan sekiranya yang cocok untuk pekerjaan yang ingin kita buat.

Sumber :


Kamis, 16 Maret 2017

TUGAS SOFTSKILL

Tugas 1 : Pengantar Animasi dan Desain Grafis #
ANIMASI
Hasil gambar untuk animasi

A.    Pengertian Animasi
Animasi adalah gambar begerak berbentuk dari sekumpulan objek (gambar) yang disusun secara beraturan mengikuti alur pergerakan yang telah ditentukan pada setiap pertambahan hitungan waktu yang terjadi. Gambar atau objek yang dimaksud dalam definisi di atas bisa berupa gambar manusia, hewan, maupun tulisan.
B.     Sejarah Animasi
Awal mula animasi mungkin banyak orang mengira pada abad ke-18 yang dibuat di Amerika, tapi sebenarnya animasi sudah memiliki usia yang sangat tua karena sejak ditemukan rangkaian gerak dalam bentuk gambar pada berbagai artefak pada jaman Mesir Kuno 2000 tahun sebelum masehi manusia sudah mencoba membuat ilustrasi gerakan yang akhirnya berkembang menjadi animasi. Keinginan manusia untuk membuat gambar atau santiran (image) yang hidup dan bergerak sebagai pantara dari pengungkapan (expression) mereka, merupakan perwujudan dari bentuk dasar animasi yang hidup berkembang.
Kata ‘animasi’ itu sendiri sebenarnya penyesuaian dari kata ‘animation’, yang berasal dari kata dasar ‘to animate’, dalam kamus umum Inggris-lndonesia berarti menghidupkan (Wojowasito 1997). Secara umum animasi merupakan suatu kegiatan menghidupkan, menggerakkan benda mati; Suatu benda mati diberikan dorongan kekuatan, semangat dan emosi untuk menjadi hidup dan bergerak, atau hanya berkesan hidup.
Sejak jaman dulu, manusia telah mencoba meng-animasi gerak gambar binatang mereka, seperti yang ditemukan oleh para ahli purbakala di gua Lascaux Spanyol Utara, sudah berumur dua ratus ribu tahun lebih; Mereka mencoba untuk menangkap gerak cepat lari binatang, seperti celeng(babi), bison ataupun kuda, digambarkannya dengan delapan kaki dalam posisi yang berbeda dan bertumpuk (Hallas and Manvell 1973:23).
Orang Mesir kuno menghidupkan gambar mereka dengan urutan gambar-gambar para pegulat yang sedang bergumul, sebagai dekorasi dinding. Dibuat sekitar tahun 2000 sebelum Masehi (Thomas 1958:8).
Lukisan Jepang kuno memperlihatkan suatu alur cerita yang hidup, dengan menggelarkan gulungan lukisan, dibuat pada masa Heian(794-1192) (ensiklopedi ‘ Americana ‘ volume 19, 1976). Kemudian muncul mainan yang disebut Thaumatrope sekitar abad ke 19 di Eropa, berupa lembaran cakram karton tebal, bergambar burung dalam sangkar, yang kedua sisi kiri kanannya diikat seutas talii bila dipilin dengan tangan akan memberikan santir gambar burung itu bergerak (Laybourne 1978:18).
Hingga di tahun 1880-an, Jean Marey menggunakan alat potret beruntun merekam secara terus menerus gerak terbang burung, berbagai kegiatan manusia dan binatang lainnya. Sebuah alat yang menjadi cikal bakal kamera film hidup yang berkembang sampai saat ini. Dan di tahun 1892, Emile Reynauld mengembangkan mainan gambar animasi yang disebut Praxinoscope, berupa rangkaian ratusan gambar animasi yang diputar dan diproyeksikan pada sebuah cermin menjadi suatu gerak film, sebuah alat cikal bakal proyektor pada bioskop (Laybourne 1978:23).
Kedua pemula pembuat film bioskop, berasal dari Perancis ini dianggapsebagai pembuka awal dari perkembangan teknik film animasi(Ensiklopedi’.Americana’vol.VI,1976:740).
Sampai akhirnya Paul Roget, Joseph Plateau dan Pierre Desvigenes menemukan pola penglihatan mata, lahirlah dunia animasi yang sampai sekarang mampu melahirkan berbagai keajaiban bagi para pemirsanya. Dari menghadirkan adegan-adegan lucu dalam tradisional cell animation, hingga special effect dahsyat dalam Computer Graphics Animation yang dilahirkan studio-studio besar Hollywood.
Sejak menyadari bahwa gambar bisa dipakai sebagai alternatif media komunikasi, timbul keinginan menghidupkan lambang-lambang tersebut menjadi cermin ekspresi kebudayaan. Terbukti dengan diketemukannya berbagai artefak pada peradapan Mesir Kuno 2000 sebelum masehi. Salah satunya adalah beberapa panel yang menggambarkan aksi dua pegulat dalam berbagai pose. Dalam salah satu ilustrasi Leonardo da Vinci yang terkenal, dilukiskan anggota tubuh manusia dalam berbagai posisi.Seorang artis Italy Gioto, juga melukiskan malaikat dalam posisi terbang dengan repitisi gerakan.
Animasi sendiri tidak akan pernah berkembang tanpa ditemukannya prinsip dasar dari karakter mata manusia yaitu: Persistance of Vision ( pola penglihatan yang teratur ). Paul Roget, Joseph Plateau dan Pierre Desvigenes, melalui peralatan optic yang mereka ciptakan, berhasil membuktikan bahwa mata manusia cenderung menangkap urutan gambar-gambar pada tenggang waktu tertentu sebagai suatu pola. Dalam perkembangannya animasi secara umum bisa didefinisikan sebagai suatu sequence gambar yang diekspos pada tenggang waktu tertentu sehingga tercipta sebuah ilusi gambar bergerak.

C.    Jenis – Jenis Animasi
Bagaimana dengan jenis-jenis Animasi? Karakter animasi sekarang telah berkembang yang dulu hanya mempunyai prinsip sederhana sekarang menjadi beberapa jenis animasi yaitu :
1.      Animasi 2D (2 Dimensi)
Animasi 2D biasa juga disebut dengan film kartun. Kartun sendiri berasal dari kata Cartoon, yang artinya gambar yang lucu. Dan film kartun itu kebanyakan film yang lucu. Contohnya banyak sekali, baik yang di TV maupun di Bioskop. Misalnya: Shincan, Looney Tunes, Pink Panther, Tom and Jerry, Scooby doo, dan masih banyak lagi. Meski yang populer kebanyakan film Disney, namun bukan Walt Disney sebagai bapak animasi kartun.
File:Scooby-gang-1969.jpg
Contoh Gambar Animasi 2D

2.      Animasi 3D (3 Dimensi)
Perkembangan teknologi dan komputer membuat teknik pembuatan animasi 3D semakin berkembang dan maju pesat. Animasi 3D adalah pengembangan dari animasi 2D. Dengan animasi 3D, karakter yang diperlihatkan semakin hidup dan nyata, mendekati wujud manusia aslinya. Semenjak Toy Story buatan Disney (Pixar Studio), maka berlomba¬lombalah studio film dunia memproduksi film sejenis. Bermunculanlah, Bugs Life, AntZ, Dinosaurs, Final Fantasy, Toy Story 2, Monster Inc., hingga Finding Nemo, The Incredible, Shark Tale. Cars, Valian. Kesemuanya itu biasa juga disebut dengan animasi 3D atau CGI (Computer Generated Imagery).
File:Monsters Inc.JPG
Contoh Animasi 3D

3.      Stop Motion Animation
Animasi ini juga dikenali sebagai claymation kerana animasi ini menggunakan clay (tanah liat) sebagai objek yang di gerakkan. Teknik ini pertama kali di perkenalkan oleh Stuart Blakton pada tahun 1906. Teknik ini seringkali digunakan dalam menghasilkan visual effect bagi filem-filem era tahun 50an dan 60an. Film Animasi Clay Pertama dirilis bulan Februari 1908 berjudul, A Sculptors Welsh Rarebit Nightmare. Untuk beberapa waktu yang lalu juga, beredar film clay yang berjudul Chicken Run.
Jenis ini yang paling jarang kita dengar dan temukan diantara jenis lainnya. Meski namanya clay (tanah liat), yang dipakai bukanlah tanah liat biasa. Animasi ini memakai plasticin, bahan lentur seperti permen karet yang ditemukan pada tahun 1897. Tokoh-tokoh dalam animasi Clay dibuat dengan memakai rangka khusus untuk kerangka tubuhnya, lalu kerangka tersebut ditutup dengan plasficine sesuai bentuk tokoh yang ingin dibuat. Bagian-bagian tubuh kerangka ini, seperti kepala, tangan, kaki, disa dilepas dan dipasang lagi. Setelah tokoh-tokohnya siap, lalu difoto gerakan per gerakan. Foto-foto tersebut lalu digabung menjadi gambar yang bisa bergerak seperti yang kita tonton di film. Animasi ini agak sukar untuk dihasilkan dan memerlukan kos yang tinggi.
File:Chicken run ver1.jpg
Contoh Animasi Stop Motion

4.      Animasi Jepang (Anime)
Anime, itulah sebutan tersendiri untuk film animasi di Jepang, Jepang pun tak kalah soal animasi dibanding dengan buatan eropa. Anime mempunyai karakter yang berbeda dibandingkan dengan animasi buatan eropa. Salah satu film yang terkenal adalah Final Fantasy Advent Children dan Jepang sudah banyak memproduksi anime. Berbeda dengan animasi Amerika, anime Jepang tidak semua diperuntukkan untuk anak-anak, bahkan ada yang khusus dewasa.
Berkas:One Piece, Volume 61 Cover (Japanese).jpg
Contoh Anime

                                                    
D.    Teknik Pembuatan Animasi
Dalam pembuatan animasi terdapat beberapa teknik yang perlu diketahui, teknik-teknik tersebut yaitu:
1.      Animasi Sel (Cell Animation)
Kata “cell” berasal dari kata “celluloid”, yang merupakan material yang digunakan untuk membuat film gambar bergerak pada saat awal. Sekarang, material film dibuat dari asetat (acetate), bukan celluloid. Potongan animasi dibuat pada sebuah potongan asetat atau sel (cell). Sel animasi biasanya merupakan lembaran-lembaran yang membentuk sebuah frame animasi tunggal. Sel animasi merupakan sel yang terpisah dari lembaran latar belakang dan sebuah sel untuk masing-masing obyek yang bergerak secara mandiri di atas latar belakang. Lembaran-lembaran ini memungkinkan animator untuk memisahkan dan menggambar kembali bagian-bagian gambar yang berubah antara frame yang berurutan. Sebuah frame terdiri dari sel latar belakang dan sel di atasnya. Misalnya seorang animator ingin membuat karakter yang berjalan, pertama-tama dia menggambar lembaran latar belakang, kemudian membuat karakter akan berjalan pada lembaran berikutnya, selanjutnya membuat membuat karakter ketika kaki diangkat dan akhirnya membuat karakter kaki dilangkahkan. Di antara lembaran-lembaran (frame-frame) dapat disipi efek animasi agar karakter berjalan itu mulus. Frame-frame yang digunakan untuk menyisipi celah-celah tersebut disebut keyframe. Selain dengan keyframe proses dan terminology animasi sel dengan layering dan tweening dapat dibuat dengan animasi computer. Animasi Cell ini sebenarnya sama seperti jenis Animasi 2D. Berikut adalah Contoh Gambar Animasi sel:
Kisah Tragis Serial Anak 'Crayon Sinchan'
Contoh Animasi Cell

2.      Animasi Frame
Animasi Frame adalah serangkaian gambar yang bergerak yang ditunjukkan pada media tertentu. Animasi Frame sangat ideal bagi Anda yang ingin membuat animasi secara kompleks.Animasi frame merupakan animasi yang paling sederhana, dimana animasinya didapatkan dari rangkaian gambar yang bergantian ditunjukan, pergantian gambar ini diukur dalam satuan fps (frame per second). Contoh animasi ini adalah ketika kita membuat rangkaian gambar yang berbeda pada tepian sebuah buku, kemudian kita buka buku tersebut sedemikian rupa menggunakan jempol, maka gambar akan terlihat bergerak. Dalam Macromedia Flash, animasi ini dibuat dengan teknik animasi keyframe, teknik ini sering digunakan untuk mendapatkan animasi objek yang tidak bisa didapatkan dengan teknik animasi tween, teknik animasi path dan teknik animasi script.
Dalam salah satu program animasi 2 dimensi, yaitu Macromedia Flash, Animasi Frame dibuat dengan teknik animasi keyframe, hal ini sering dilakukan untuk mendapatkan animasi objek yang tidak dapat dilakukan dengan teknik animasi script, path, dan twin. Berikut adalah Contoh Gambar Animasi Frame :
Hasil gambar untuk animasi frame
Contoh Animasi Frame

3.      Animasi Sprite
Pada animasi ini setiap objek bergerak secara mandiri dengan latar belakang yang diam, setiap objek animasi disebut “sprite”. Tidak seperti animasi cel dan animasi frame, setiap objek dalam animasi sprite bergerak tidak dalam waktu bersamaan, memiliki besar fps yang berbeda dan pengeditan hanya dapat dilakukan pada masing-masing objek sprite. Contoh animasi ini adalah animasi rotasi planet, burung terbang dan bola yang memantul. Penggunaan animasi jenis ini sering digunakan dalam Macromedia Director. Berikut adalah Contoh Gambar Animasi Sprite :
Gambar terkait
Contoh Animasi Sprite

4.      Animasi Path
Animasi path adalah animasi dari objek yang gerakannya mengikuti garis lintasan yang sudah ditentukan. Contoh animasi jenis ini adalah animasi kereta api yang bergerak mengikuti lintasan rel. Biasanya dalam animasi path diberi perulangan animasi, sehingga animasi terus berulang hingga mencapai kondisi tertentu. Dalam Macromedia Flash, animasi jenis ini didapatkan dengan teknik animasi path, teknik ini menggunakan layer tersendiri yang didefinisikan sebagai lintasan gerakan objek. Berikut adalah Contoh Gambar Animasi Path :
Hasil gambar untuk animasi path
Contoh Animasi Path

5.      Animasi Spline
Pada animasi spline, animasi dari objek bergerak mengikuti garis lintasan yang berbentuk kurva, kurva ini didapatkan dari representasi perhitungan matematis. Hasil gerakan animasi ini lebih halus dibandingkan dengan animasi path. Contoh animasi jenis ini adalah animasi kupu-kupu yang terbang dengan kecepatan yang tidak tetap dan lintasan yang berubah-ubah. Dalam Macromedia Flash, animasi jenis ini didapatkan dengan teknik animasi script, teknik ini menggunakan action script yang membangkitkan sebuah lintasan berbentuk kurva dari persamaan matematis. Berikut adalah Contoh Gambar Animasi Spline :
Hasil gambar untuk animasi spline adalah
Contoh Animasi Spline

6.      Animasi Vektor
Animasi vektor mirip dengan animasi sprite, perbedaannya hanya terletak pada gambar yang digunakan dalam objek sprite-nya. Pada animasi sprite, gambar yang digunakan adalah gambar bitmap, sedangkan animasi vektor menggunakan gambar vektor dalam objek sprite-nya. Penggunaan vektor ini juga mengakibatkan ukuran file animasi vektor menjadi lebih kecil dibandingkan dengan file animasi sprite. Berikut adalah Contoh Gmabar Animasi Vektor :
Hasil gambar untuk animasi vektor adalah
Contoh Animasi Vektor

7.      Animasi Clay
Animasi ini sering disebut juga animasi doll (boneka). Animasi ini dibuat menggunakan boneka-boneka tanah liat atau material lain yang digerakkan perlahan-lahan, kemudian setiap gerakan boneka-boneka tersebut difoto secara beruntun, setelah proses pemotretan selesai, rangkaian foto dijalankan dalam kecepatan tertentu sehingga dihasilkan gerakan animasi yang unik. Contoh penerapan animasi ini adalah pada film Chicken Run dari Dream Work Pictures. Teknik animasi inilah yang menjadi cikal bakal animasi 3 Dimensi yang pembuatannya menggunakan alat bantu komputer. Animasi Clay ini sama dengan hal nya Animasi Stop Motion dengan menggunakan tanah liat untuk membuat karakter animasi yang ada dalam cerita. Berikut Contoh Gambar Animasi Clay :
Hasil gambar untuk animasi clay
Contoh Animasi Clay

8.      Morphing
Morphing adalah mengubah satu bentuk menjadi bentuk yang lain. Morphing memperlihatkan serangkaian frame yang menciptakan gerakan halus dari bentuk pertama yang kemudian mengubah dirinya menjadi bentuk yang lain. Dalam Macromedia Flash animasi jenis ini dilakukan dengan teknik tweening shape. Berikut adalah Contoh Gambar Morphing :

Hasil gambar untuk morphing wolf adalah
Contoh Animasi Morphing

9.      Animasi Digital
Animasi digital adalah penggabungan teknik animasi cell (Hand Drawn) yang dibantu dengan komputer. Gambar yang sudah dibuat dengan tangan kemudian dipindai, diwarnai, diberi animasi, dan diberi efek di komputer, sehingga animasi yang didapatkan lebih hidup tetapi tetap tidak meninggalkan identitasnya sebagai animasi 2 dimensi. Contoh animasi jenis ini adalah film Spirited Away dan Lion King. Berikut adalah Contoh Gambar Animasi Digital :
Contoh Animasi Digital

10.      Animasi Karakter
Animasi karakter biasanya digunakan dalam film kartun berbasis 3 dimensi, oleh karena itu ada juga yang menyebutnya sebagai animasi 3D. Pada animasi ini setiap karakter memiliki ciri dan gerakan yang berbeda tetapi bergerak secara bersamaan. Dalam pengerjaannya, animasi jenis ini sangat mengandalkan komputer, hanya pada permulaan saja menggunakan teknik manual, yaitu pada saat pembuatan sketsa model atau model patung yang nantinya di-scan dengan scanner biasa atau 3D Scanner. Setelah itu proses pembuatan objek dilakukan di komputer menggunakan perangkat lunak 3D modelling and animation, seperti Maya Unlimited, 3ds max dan lain sebagainya. Setelah itu dilakukan editting video, penambahan spesial efek dan sulih suara menggunakan perangkat lunak terpisah. Bahkan ada beberapa animasi dengan teknik ini yang menggunakan alam nyata sebagai latar cerita animasi tersebut. Contoh animasi dengan teknik ini adalah Film yang berjudul Finding Nemo, Toy Story dan Moster Inc. Berikut adalah Contoh Gambar Animasi Karakter :
Hasil gambar untuk finding nemo
Contoh Animasi Karakter

Sumber :